INDAHNYA PULAU KANGEAN

Kepulauan Kangean merupakan gugusan pulau yang terletak bagian paling timur Pulau Madura, Laut Jawa. Kepulauan ini terdiri dari 60 pulau, dengan luas wilayah 487 km². Pulau-pulau terbesar adalah Pulau Kangean, Pulau Paliat dan Pulau Sepanjang. Kepulauan Kangean termasuk dalam wilayah administratif Kabupaten Sumenep, terletak pada posisi geografi 6°40′ – 7°20′ Lintang Selatan dan 115°20′ -116°00′ Bujur Timur, dibatasi oleh laut Bali, laut Jawa dan ujung timur Selat Madura.

MAKANAN KHAS KANGEAN

Kamboya adalah salah satu makanan khas dari Pulau Kangean, makanan ini bisa awet samapi satu minggu lamanya

TRANSPORTASI MENUJU KANGEAN

Kapal laut adalah transportasi utama menuju Pulau Kangean, karena pulau ini dikelilingi laut lepas. Ada beberapa kapal laut yang beroperasi disana, diantaranya adalah kapal express bahari, kpal sumekar, dan kapal perintis.

AKTIVITAS KANGEAN

Kangean adalah pulau yang memiliki sistem pemerintahan yang cukup baik, memiliki potensi yang tidak bisa dipandang sebelah mata dalam hal pendidikan karena sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai tenaga pengajar

ADMIN KANGEAN.ORG

SUARA KANGEAN (kangean.org) khusus dibuat untuk mempermudah guru-guru kangean mendapatkan informasi yang dibutuhkan, juga untuk indonesia umumnya.

SUARA KANGEAN (www.kangean.org)

SUARA KANGEAN (kangean.org) khusus dibuat untuk mempermudah guru-guru kangean mendapatkan informasi yang dibutuhkan, juga untuk indonesia umumnya.

SUARA KANGEAN (www.kangean.org)

SUARA KANGEAN (kangean.org) khusus dibuat untuk mempermudah guru-guru kangean mendapatkan informasi yang dibutuhkan, juga untuk indonesia umumnya.

SUARA KANGEAN (www.kangean.org)

SUARA KANGEAN (kangean.org) khusus dibuat untuk mempermudah guru-guru kangean mendapatkan informasi yang dibutuhkan, juga untuk indonesia umumnya.

Tampilkan postingan dengan label Berita Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Umum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 September 2013

Karnaval menumbuhkan jiwa patriotisme dan hiburan yang menggemparkan






Asal-muasal nama "karnaval" masih diperdebatkan. Menurut salah satu teori, nama itu berasal dari bahasa latin carrus navalis ("gerobak kapal"), yang mengacu pada gerobak dalam suatu pawai keagamaan, seperti gerobak yang digunakan dalam arak-arakan keagamaan pada perayaan tahunan untuk menghormati dewa Apollo.

Namun menurut sumber-sumber yang lain, nama karnaval a dari Bahasa Italia carne levare yang berarti "mengenyahkan daging", karena daging dilarang selama masa prapaskah.
Menurut teori lain, nama karnaval berasal dari ungkapan dalam Bahasa Latin Kuno carne vale, yang berarti "selamat tinggal daging", yang menunjukkan bahwa saat tersebut adalah hari-hari terakhir orang boleh makan daging sebelum berpuasa selama masa prapaskah.
Karnaval bisa berarti: Suatu pesta besar atau pameran. Pesta di benua Eropa dan Amerika terutama di bagian selatan untuk menyambut masa Pra-Paskah yang dirayakan umat Kristen.

Dimulai dari minggu sebelum Rabu Abu sampai hari Rabu Abu sendiri. Secara etimologis berasal dari bahasa Latin; carne yang berarti daging.
Sebab dalam masa pra-paskah dahulu kala, umat Kristen harus berpantang tidak boleh makan daging.Karnaval terkenal yang dirayakan di benua Amerika dan Eropa ialah Mardi Gras. (Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

Lain pula Karnaval yang digelar di Kecamatan Arjasa Pulau Kangean Kabupaten Sumenep, warna dan sajian karnaval dinilai suatu acara yang menghibur ribuan penonton, di mana di sepanjang jalan route yang dilalui banjir dengan pengunjung, tua muda, kakek nenek bahkan tidak ketinggalan para ibu hamil, ibu-ibu dengan mengendong anak kecilnya tidak mau melewatkan lomba karnaval yang hanya dapat disaksikan dalam kurun waktu setahun sekali. 

 



Pelaksanaan karnaval hari ini, Sabtu 7 September 2013 beda dengan tahun-tahun sebelumnya bahkan mungkin belum pernah digelar ramuannya sebagaimana tahun ini, kenapa demikian ? inilah jawabannya :
Camat beserta Ibu didampingi Kapolsek, Danramil dan Ketua Umum Panitia Induk serta Para Kepala Dinas instansi, UPT dan Kepala Desa memberi tauladan dengan menunggang kuda menyelusuri route yang ditentukan panitia dan diikuti barisan karyawan, PNS, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita serta barisan siswa dari lembaga pendidikan yang ada di kecamatan Arjasa. Pokoknya karnaval tahun ini benar-benar memberi hiburan segar. Masyarakat yang menonton di sepanjang jalan route yang dilalui mengelu-elukan camat lebih-lebih isteri camat yang duduk sendirian di kereta kuda, apa lagi kerahan massa dari kepala-kepala instansi, UPT, dan Kepala Desa benar-benar menggemparkan Kangean.     


 

 
  

Karnaval menumbuhkan jiwa patriotisme dan hiburan yang menggemparkan








Asal-muasal nama "karnaval" masih diperdebatkan. Menurut salah satu teori, nama itu berasal dari bahasa latin carrus navalis ("gerobak kapal"), yang mengacu pada gerobak dalam suatu pawai keagamaan, seperti gerobak yang digunakan dalam arak-arakan keagamaan pada perayaan tahunan untuk menghormati dewa Apollo.

Namun menurut sumber-sumber yang lain, nama karnaval a dari Bahasa Italia carne levare yang berarti "mengenyahkan daging", karena daging dilarang selama masa prapaskah.
Menurut teori lain, nama karnaval berasal dari ungkapan dalam Bahasa Latin Kuno carne vale, yang berarti "selamat tinggal daging", yang menunjukkan bahwa saat tersebut adalah hari-hari terakhir orang boleh makan daging sebelum berpuasa selama masa prapaskah.
Karnaval bisa berarti: Suatu pesta besar atau pameran. Pesta di benua Eropa dan Amerika terutama di bagian selatan untuk menyambut masa Pra-Paskah yang dirayakan umat Kristen.

Dimulai dari minggu sebelum Rabu Abu sampai hari Rabu Abu sendiri. Secara etimologis berasal dari bahasa Latin; carne yang berarti daging.
Sebab dalam masa pra-paskah dahulu kala, umat Kristen harus berpantang tidak boleh makan daging.Karnaval terkenal yang dirayakan di benua Amerika dan Eropa ialah Mardi Gras. (Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

Lain pula Karnaval yang digelar di Kecamatan Arjasa Pulau Kangean Kabupaten Sumenep, warna dan sajian karnaval dinilai suatu acara yang menghibur ribuan penonton, di mana di sepanjang jalan route yang dilalui banjir dengan pengunjung, tua muda, kakek nenek bahkan tidak ketinggalan para ibu hamil, ibu-ibu dengan mengendong anak kecilnya tidak mau melewatkan lomba karnaval yang hanya dapat disaksikan dalam kurun setahun sekali. 

Pelaksanaan karnaval tahun ini, Sabtu 7 September 2013 beda dengan tahun-tahun sebelumnya bahkan mungkin belum pernah digelar ramuannya sebagaimana tahun ini, kenapa demikian ?
Camat beserta Ibu didampingi Kapolsek, Danramil dan Ketua Umum Panitia Induk serta Para Kepala Dinas instansi, UPT dan Kepala Desa memberi tauladan dengan menunggang kuda menyelusuri route yang ditentukan panitia dan diikuti barisan karyawan, PNS, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita serta barisan siswa dari lembaga pendidikan yang ada di kecamatan Arjasa. Pokoknya karnaval tahun ini benar-benar memberi hiburan segar. Masyarakat yang menonton di sepanjang jalan route yang dilalui mengelu-elukan camat lebih-lebih isteri camat yang duduk sendirian di kereta kuda, apa lagi kerahan massa dari kepala-kepala instansi, UPT, dan Kepala Desa benar-benar menggemparkan Kangean.   




   

Minggu, 16 Juni 2013

TUJUAN DAN MANFAAT KPE

m.wijaya.kangean@gmail.com
TUJUAN
Tujuan diterbitkannya Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik adalah untuk memudahkan pelayanan kepada Pegawai Negeri Sipil, penerima pensiun pegawai Negeri Sipil dan Keluarganya. Di sisilain dalam implementasinya Pencetakan KPE ini bertujuan untuk :
1. Mendapatkan data biometric fisik PNS yang akurat untuk keperluan perencanaan, pengembangan dan
    kesejahteraan PNS.
2. Membangun database Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik yang memiliki tingkat keotentikan dan
    identifikasi yang tinggi sehingga menghasilkan data dan informasi yang akurat.
3. Mewujudkan Data Kepegawaian yang mutakhir di Instansi Pusat maupun Daerah yang terintegrasi secara
  ' nasional dalam sistem informasi kepegawaian yang dapat diakses oleh PNS bersangkutan melalui
    Anjungan KPE
4. Memberikan fasilitas multifungsi layanan kepada PNS yang lebih efektif dan efesien melalui penggunaan
    Kartu pegawai Negeri Sipil Elektronik.

MANFAAT
Manfaat yang diperoleh dari KPE adalah memberikan kemudahan dalam layanan kepada PNS meliputi :
1. Gaji;
2. Kesehatan;
3. Pensiun;
4. Tabungan hari tua;
5. Tabungan perumahan;
6. Transaksi keuangan/perbankan; dan
7. Layanan lainnya.

Di samping itu dalam pelaksanaan kegiatan Implementasi Kartu PNS Elektronik juga mendapatkan manfaat antara lain :
1.  Mempermudah dalam pelaksanaan pembangunan platform elektronik yang mendukung pelaksanaan e-
     Government sebagai media pencatatan, pengawasan dan kontrol serta dapat diintegrasikan dengan '  
     layanan sektor yang lainnya.
2. Tersedianya informasi PNS yang akurat untuk keperluan perencanaan, pengembangan, kesejahteraan dan
    pengendalian PNS, dan informasi data kepegawaian PNS dapat diakses oleh PNS bersangkutan melalui
    KPE dan Anjungan KPE.
3. Tersedianya fasilitas layanan dalam rangka penanganan dan pengelolaan Kartu Pegawai Negeri Sipil
    Elektronik (KPE) serta pengendalian data PNS.
4. Tersedianya acuan data PNS bagi instansi dan pihak yang terkait dalam rangka peningkatan layanan
    kepegawaian secara efektif, efisien dan terpadu, seperti layanan pembayaran gaji, asuransi kesehatan,
    tabungan pensiun, tabungan perumahan, dsb.




Sumber : www.bkn.go.id

MANFAAT KARTU PEGAWAI ELEKTRONIK (KPE)




Manfaat Kartu Pegawai Elektronik-Pada tahun 2012 ini para pegawai negeri sipil akan menerima satu kartu identitas yang disebut Kartu Pegawai Elektronik (KPE) Sebenarnya proses pengadaan KPE ini sudah dimulai sejak awal 2008. Namun pelaksanaannya masing-masing daerah tidak sama, dan untuk Kabupaten Sumenep akan dimulai lagi bagi yang belum memilikinya pada minggu ini sebagaimana jadual dari BKPP.Kabarnya dengan kartu ini maka para pegawai negeri sipil akan mendapatkan banyak manfaat.
Pembuatan Kartu Pegawai Elektronik merupakan terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian agar lebih efektif dan efesien.Penggunaan kartu pegawai elektronik diharapkan akan dapat memangkas berbagai birokrasi yang dapat mengurangi beban PNSdalam pengurusan administrasi kepegawaian dan layanan yang akan diperoleh akan menjadi lebih transparan dan objektif. Kartu pegawai elektronik dibuat menggunakan teknologi smart card sehingga dapat menjamin otentikasi sidik jari dan dapat dijadikan kartu identitas resmi PNS. Proses pengambilan gambar dan sidik jari dalam pembuatan KPE ini hampir sama dengan pembuatan Kartu Penduduk Elektronik (e KTP), karenanya pemerintah daerah melalukan penjadualan dalam pembuatannya agar semua PNS dapat terlayani dengan baik, dan tidak mengganggu tugas pegawai yang bersangkutan.
Manfaat KPE Bagi PNS :
1. Mendapatkan kepastian fasilitas ASKES yang diperoleh;
2. Mendapat kepastian besarnya tunjangan hari tua yang akan diperoleh dari Taspen;
3. Dapat mengetahui profil dan updating data kepegawaian melalui KPE;
4. Dapat mengetahui fasilitas bantuan Taperum;
5. Mendapatkan kemudahan dalam pelayanan transaksi bank dan pembayaran gaji;
6. Meningkatkan kesejahteraan PNS melalui cash back penggunaan KPE dalam transaksi di merchant;
7. Dapat memanfaatkan anjungan KPE (e-Kios) yang tersedia di kantor PNS untuk berbagai macam transaksi yang pada gilirannya akan meningkatkan jam kerja produktif PNS;
8. KPE tidak membebani PNS, tetapi sebaliknya memberikan kemudahan.
Semoga dengan kepemilikan Kartu Pegawai Elektronik harapan akan makin transparan, objektif, efektif dan efesiennya pelayanan urusan kepegawaian akan benar-benar terujud dan dirasakan semua PNS dan PNS dapat termotivasi lebih meningkatkan kinerja sesuai dengan tuntutan profesinya masing-masing.Amin.





Sumber :http://sinma68.blogspot.com

Minggu, 02 Juni 2013

Membangun Kecerdasan Anak Sejak Usia Dini



16062009
Kapasitas kecerdasan anak dimulai sejak usia dini. Jauh di bawah usia sekolah. Hasil penelitian Depdiknas menyebutkan pada usia 4 tahun, kecerdasan anak mencapai 50 persen. Sedangkan pada usia 8 tahun kapasitas kecerdasan anak yang sudah terbangun mencapai 80 persen.
KECERDASAN baru mencapai 100 persen setelah anak berusia 18. Karena itu, pendidikan pada usia dini (PADU) sangat penting untuk membantu anak mengembangkan kecerdasannya.
Sayangnya, pendidikan usia dini justru belum banyak mendapat perhatian banyak pihak. Hasil pendataan Depdiknas tahun 2004, baru 31,4 persen dari 11,5 juta anak usia 0–6 tahun yang mendapat pendidikan. Padahal, pendidikan anak dini usia merupakan investasi untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan ceria.
Ada persamaan persepsi di kalangan ahli pendidikan di seluruh dunia tentang kesiapan anak untuk belajar saat memasuki jenjang pendidikan dini. Mereka menekankan betapa pentingya pendidikan prasekolah. Perluasan pendidikan yang mulai digalakkan untuk pendidikan prasekolah sudah saatnya menjadi salah satu program pembangunan pendidikan.
Berbagai penelitian juga menyimpulkan, perkembangan yang diperoleh pada masa usia dini sangat memengaruhi perkembangan anak pada tahap berikutnya dan meningkatkan produktivitas kerja di masa dewasanya. Pendidikan dini bukan hanya memiliki fungsi strategis, tetapi juga mendasar dan memiliki andil memberi dasar kepribadian anak dalam sikap, perilaku, daya cipta dan kreativitas, serta kecerdasan kepada calon-calon SDM masa depan. Para ahli teori perkembangan menyebut usia dini sebagai the golden age (masa emas).
Sejak lahir anak memiliki lebih kurang 100 miliar sel otak, sel-sel saraf ini harus rutin distimulasi dan didayagunakan agar terus berkembang jumlahnya. Pertumbuhan otak anak ditentukan bagaimana cara orangtua mengasuh dan memberikan makan serta memberikan stimulasi pendidikan.
Dari aspek pendidikan, stimulan dini sangat diperlukan guna memberikan rangsangan terhadap seluruh aspek perkembangan anak yang mencakup penanaman nilai-nilai dasar (budi pekerti dan agama), pembentukan sikap (disiplin dan kemandirian), dan pengembangan kemampuan dasar (berbahasa, motorik, kognitif, dan sosial).
Harus Seimbang
Ketika anak memasuki fase keemasan (0–5 tahun), ia membutuhkan proses pendidikan yang mengarah pada perkembangan intelectuall quotient (IQ), emotional quotient (EQ), dan spiritual quotient (SQ) secara seimbang dengan berbagai metode.
Para pakar ilmu sosial sebenarnya masih beragumentasi mengenai apa sesungguhnya yang membentuk IQ seseorang. Tapi kebanyakan profesional setuju IQ dapat diukur dengan suatu alat tes intelegensia standar yang mencakup kemampuan verbal dan noverbal, termasuk daya ingat, bahasa, pemecahan masalah, konsepsi, persepsi, pengolahan infomasi, dan kemampuan abstraksi. Namun, semua hasil tes ini bersifat temporer. Hasil tes IQ yang baik juga bergantung beberapa hal, misalnya latihan stimulasi dan kondisi fisik yang dialami anak. Di sisi lain, perilaku, kesehatan mental, pendidikan dan nilai yang dianut ibu, faktor keluarga, dan perkembangan usia juga memungkikan perolehan hasil yang baik.
Pada perkembangannya, IQ tinggi bukan menjadi jaminan keberhasilan seorang anak kelak. Karena tes IQ yang merupakan cikal-bakal pengukur kecerdasan itu hanya mengukur kapasitas logika dan bahasa atau verbal anak. Bahkan, para ahli memperkirakan IQ hanya menyumbang 20 persen dari keberhasilan seseorang menjalani profesinya setelah lulus sekolah. Apalagi setelah lahir teori multiple intellignece atau kecerdasan ganda yang dikemukakan Howard Gardner.
Teori yang didasarkan atas berbagai penelitian ilmiah dari berbagai ilmu pengetahuan, dari psikologi sampai antropolodi dan biologi ini memformulasikan tujuh jenis kecerdasan, yaitu kecerdasan linguistik, logika-matematika, kinestetik, spasial, bermusik, interpersonal dan intrapersonal.
Melalui penemuannya ini Gardner menyatakan semua manusia memiliki seluruh kecerdasan ini, tapi tidak ada dua orang yang sama, walau kembar sekalipun, dan ini terjadi berkat pengaruh genetik dan lingkungan yang berbeda pada setiap orang.
Walaupun begitu, anak yang cerdas tak melulu cerdas kognitif (IQ). Tanpa kecerdasan emosional (EQ), anak sulit mengembangkan kepribadiannya.
Berbagai penelitian dalam bidang psikologi anak membuktikan anak-anak dengan kecerdsaan emosional yang tinggi adalah anak-anak yang bahagia, percaya diri, populer, dan lebih sukses. Mereka lebih mampu menguasai gejolak emosinya, menjalin hubungan yang manis dengan orang lain, bisa mengatasi stres, dan memiliki kesehatan mental yang baik.
Dengan demikian, terbukti kecerdasan emosional diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah dalam hidup ini dan menjadi dasar menjadi manusia dewasa yang bertanggung jawab, penuh perhatian, dan cinta kasih serta produktif.
Terakhir, cerdas spiritual, yaitu landasan dari seluruh kecerdasan. Karena anak yang saleh (cerdas spiritual), dia pasti cerdas. Sementara anak yang cerdas belum tentu saleh. Dalam hal kesalehan ini yang perlu dilakukan orangtua adalah bagaimana agar anak memiliki akhlakul karimah seperti Rasulullah saw., yang memiliki sifat sidik, amanah, dan fatonah.
Orangtua Paling Berperan
Untuk mendorong perkembangan kecerdasan anak secara optimal, orangtua berperan penting dalam memberikan stimulasi. Karena di usia balita anak banyak menghabiskan waktu di lingkungan rumahnya, orangtua harus lebih kreatif memanfaatkan kondisi keseharian sebagai media belajar anak.
Apa yang dapat dilakukan orangtua untuk membantu pembentukan IQ si kecil? Idealnya memang, sejak kehamilan ibu sudah memperhatikan asupan nutrisi dan stimuli-stimuli dari luar yang dapat berpengaruh pada perkembangan otak si kecil.
Perlu diketahui, perkembangan sel otak terpesat pada anak terjadi pada masa balita, sehingga pada masa ini sering disebut masa keemasan anak. Untuk itu, selain pengalaman indra yang merangsang aktivitas dan mematangkan kerja otak, anak juga memerlukan nutrisi yang tepat untuk tumbuh kembang otaknya.
Alternatif lain yang disarankan ahli adalah memperdengarkan musik klasik sejak bayi dalam kandungan hingga usia balita. Penelitian menunjukkan mendengarkan atau belajar musik, terutama musik klasik bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berbicara, pendengaran, rasa percaya diri, kemampuan koordinasi, bahkan mengoptimalkan kecerdasan anak.
Sementara itu, stimulasi dalam pengembangan kecerdasan mental dan emosional bisa dilakukan orangtua dalam setiap aspek kehidupan anak.
Apa yang alami dalam kehidupan sehari-hari akan menentukan bagaimana anak bersikap, bertingkah laku, termasuk pola tanggap emosi. Semua pengalaman emosi di masa kanak-kanak dan remaja akan membentuk sirkuit penentu kecerdasannya. Tanggapan, belaian, maupun bentakan yang menyakitkan dan sebagainya akan masuk ke gudang emosi yang berpusat di otak.
Dalam membantu perkembangan kecerdasan emosional anak, orangtua setahap demi setahap dapat merekayasa pengalaman-pengalaman yang dapat membesarkan hati anak dan memungkinkan koreksi atas temperamen anak. Agar anak mampu mengontrol emosinya dan menjaga agar tindakannya tidak dikendalikan emosi semata, anak harus diajarkan memahami apa yang yang diharapkan dari dirinya. Si kecil juga harus mengerti tiap tindakan membawa konsekuensi baik pada dirinya maupun orang lain. Makin sering anak berlatih mengelola emosi, seperti meredakan marah atau kecewa, makin inggi kemampuannya mengelola emosi.
Selain itu, orangtua juga perlu berhati-hati karena seperti juga kecerdasan kognitif, kecerdasan emosi merupakan kondisi yang netral secara normal. Jadi, hendaknya orangtua selalu menggunakan “kompas moral” dalam membimbing si kecil.

Sabtu, 27 April 2013

TASYAKKURAN DAN PERESMIAN GEDUNG BARU BANK JATIM CABANG KANGEAN




Dalam kurun waktu 12 tahun Bank Jatim telah mengembangkan sayapnya dalam melakukan pelayanan di bidang perbankan kepada masyarakat Kangean dan sekitarnya khususnya di bidang permodalan benar-benar telah menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Terbukti terhitung 31 Maret 2013 kemarin sudah menunjukkan prestasi 167 milyar dan tercatat sebanyak 2000 lebih nasabah. Dalam usianya yang semakin dewasa ini perlu kiranya dibarengi dengan layaknya sarana dan prasarana. Oleh karena itu Kepala Bank JatimCabang Kangean bertekad untuk selalu meningkatkan pelayanan dan tentunya harus didukung dengan sarana prasarana yang memadai.





Atas persetujuan Pimpinan Bank Jatim Pusat dan  didukung pemerintah setempat maka Gedung Bank Jatim Cabang Kangean yang lama tepatnya di Jalan Barat Alon-Alon Arjasa tanggal 2 Mei 2013 nanti secara resmi alamatnya dipindahkan ke gedung yang baru tepatnya di jalan Sriwijaya nomor 431 Desa Kalikatak Kec. Arjasa Kab. Sumenep, dengan dihadiri Bapak Eko Ananto selaku Direksi Operasional Bank Jatim telah menandai peresmiannya dengan pengguntingan pita yang disaksikan masyarakat pada tanggal 27 April 2013 pada acara tasyakkuran dan peresmian gedung baru tersebut.
Menurut  Sugeng Kepala Bank Jatim Cabang Kangean dalam laporannya bahwa Bank Jatim Cabang Kangean telah menunjukkan perkembangan yang sangat pesat Begitu pula Eko Ananto Direksi Operasional Bank Jatim Pusat dalam sambutannya menyampaikan bahwa nasabah yang ada di Kangean berkedudukan sama dengan nasabah yang tinggal di daerah lain tidak ada yang dibeda-bedakan. Hal ini terbukti bahwa Undian Bank Jatim pada tahun 2011 hadiah mobil Avanza diraih oleh nasabah dari Bank Jatim Cabang Kangean, disusul undian tahun 2012 hadiah yang sama yaitu mobil Avanza juga diraih oleh nasabah dari Kangean. Yang sangat menggemparkan lagi bahwa Jainuri warga Desa Duko Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep telah memenangkan Hadiah ke-1 Undian Nasional tahun 2013 ini dengan mendapatkan hadiah utama uang tunai Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
Hadiah tersebut telah diterimakan langsung kepada yang bersangkutan oleh Direksi Operasional Bank Jatim Pusat pada acara Tasyakkuran dan Peresmian Gedung Baru Bank Jatim Cabang Kangean tanggal 27 April 2013 pukul 21.00 di pelataran Gedung Bank Jatim Cabang Kangean jl. Sriwijaya nomor 431 Desa Kalikatak Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep dengan disaksikan formpimka dan masyarakat Kangean.

Purwo Edi Prawito, S.STP selaku camat Arjasa dalam sambutannya menyampaikan  terima kasih kepada Bank Jatim yang selama ini telah banyak membantu masyarakat Kangean khususnya masyarakat Kecamatan Arjasa dalam setiap kegiatan. Tanpa banyak omong tapi diwujudkan dalam tindakan.
Ucapan Selamat Datang dan terima kasih disampaikan pula kepada Eko Ananto Direksi Operasional Bank Jatim yang telah berkenan hadir di Kecamatan Arjasa ini.

Selain laporan dan sambutan-sambutan acara ini dilengkapi pula dengan penyerahan cindera mata, pemotongan nasi tumpeng, Peninjauan gedung, dan ramah tamah



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More