Sabtu, 15 September 2012

Gendhang Dhumi' Kangean




Gendhang Dhumi' adalah musik tradisional Kangean yang sudah lama berembang di kalangan masyarakat. Gendhang (Kangean) atau Gendang/Kendang adalah alat bunyi-bunyian berupa kayu bulat panjang, di dalamnya berongga dan pd lubangnya diberi berkulit (untuk dipukul); Dhumi' (Kangean) artinya kecil. Jadi Gendhang Dhumi' adalah sebuah group musik yang alat-alatnya terdiri atas gendang-gendang kecil di tambah gong dan dilengkapi saronen (Kangean) yaitu alat musik jenis tiup atau sejenis terompet.
Semalam telah digelar oleh Panitia Induk HUT ke-67 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Kecamatan Arjasa mulai jam 19.30 sampai jam 23.30. Acara ini dibuka secara resmi oleh Camat Arjasa Purwo Edi Prawito, S.STP.
Dalam sambutannya beliau mengutarakan keinginannya menggali potensi yang ada, membangun wilayah ini salah satunya melalui budaya bangsa. Beliau juga mengajak kepada masyarakat Kangean khususnya Kecamatan Arjasa hendaknya budaya ini ditumbuhkembangkan baik budaya gendhang dhumi'nya maupun silatnya. Bagi pesilat-pesilat atau jawara silat diharap untuk tampil menunjukkan kebolehannya.
Bukan main, dan  tidak disangka-sangka hiburan ini dapat sambutan meriah dan hangat dari masyarakat luas. penonton yang hadir membanjiri halaman Pendopo Kecamatan Arjasa. Begitu pula Pesilat dan Penegel silih berganti turun ke arena untuk unjuk kebolehannya baik kembangan maupun sabung bebasnya.
"Gendhang Dhumi' ini digelar cukup dua hari saja mengingat terbatasnya dana yang kami miliki, sementara kegiatan dalam Agustusan ini sangat banyak dan itu semua tentunya kan pakai biaya, Mas" kata Ketua Umum Panitia HUT Bapak M. Muhadi Wijaya.

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More